Sunday, 8 July 2018

DISEBUT JANGAN DIKENANG JANGAN

Biarpun banyak kebaikan yang telah dilakukan dan manfaatnya dinikmati oleh orang ramai, namun perkara yang buruk nan satu itulah yang disebut-sebut dan diulang-ulang. Sama seperti panas setahun hanya dilupakan kebaikannya disebabkan hujan sehari. Manusia mudah lupa tentang kebaikan orang lain, tetapi selalu ingat satu keburukan yang dilakukan insan mulia itu.

Lalu, biarpun ada keburukan dan kejahatan besar yang dilakukan diri sendiri atau kumpulan yang disukainya, ia akan hilang begitu sahaja. Dia dianggap seperti tidak pernah melakukan perkara buruk. Janji yang tidak ditepati dianggap sekadar satu jenaka kehidupan. Bahkan dikira satu perbuatan ‘salah’ jika menunaikan janji. Keburukan diri sendiri dilontarkan kononnya orang lain yang punca perkara itu.   

Biarlah kisah indah itu berlalu pergi. Lupakan kebaikan yang telah dilakukan, tetapi jangan pula kebaikan itu dijadikan perkara untuk diumpat dan dikeji. Manusia apakah ini yang menjadikan kebaikan ditukar menjadi perkara paling hina di sisi mereka.

Sesungguhnya, hanya Allah yang mengetahui segala-galanya. Allah tidak perlu mendapat ‘nasihat’ manusia untuk menentukan kebaikan yang telah dilakukan oleh seseorang.

DISEBUT JANGAN DIKENANG JANGAN – RAFEAH BUANG

Sebutir embun menitis
Seribu kuntum mengembang
Sepatah aku berjanji
Kau sebut kau ulang-ulang

Mencurah hujan membatu
Meresap ditelan bumi
Segala sumpah janji mu
Tak satu yang kau tepati

(korus)
Tiada ku duga
Tiada ungkitan
Bagi mu tuan
Ku rela dilupakan
Ku diumpat jangan
Dikenang jangan

Berlalu kisah di taman
Bak mimpi diganggu siang
Disebut diingat jangan
Tak guna dikenang-kenang

Berlalu kisah di taman
Bak mimpi diganggu siang
Disebut diingat jangan
Tak guna dikenang-kenang

No comments:

Post a Comment